Wednesday, July 16, 2014

Quraish Shihab Tidak Keliru (Bahagian 1)

Kredit gambar di sini.

"Tidak benar. Saya ulangi. Tidak benar. Bahawa Nabi Muhammad sudah dapat jaminan sorga," Prof. Quraish Shihab memulakan jawapannya ketika diajukan soalan oleh seorang pengacara rancangan TV Indonesia.

Kenyataan Prof. Quraish Shihab (Prof. Q.S.) tersebut mengundang kontroversi. Pelbagai pihak, sama ada melalui penulisan blog, komentar di YouTube mahupun perkongsian di Facebook, tampil bersuara bagi menyatakan ketidaksetujuan masing-masing. Ramai juga yang berkongsi nas-nas untuk mengemukakan hujah pandangan balas.

Melihat dari satu sudut, respons-respons yang datang menggambarkan sesuatu yang positif. Masyarakat tidak kira di Indonesia mahupun di Malaysia kelihatan sensitif dengan perkara asas aqidah yang dirasakan bertentangan dengan apa yang dipelajari selama ini. 

Prof. Q.S. dalam blog beliau telah menulis huraian lanjut bagi menjawab kontroversi ini:
Kepada yang meminta klarifikasi langsung, berikut jawapan saya:
Uraian tersebut dalam konteks penjelasan bahwa amal bukanlah sebab masuk surga, walau saya sampaikan juga bahwa kita yakin bahwa Rasulullah akan begini (masuk surga). Penjelasan saya berdasarkan hadith:

لا يدخل احدكم الجنة بعمله قيل حتى انت يا رسول الله قال حتى انا الا ان يتغمدني الله برحمنه

“Tidak seorang pun masuk surga karena amalnya. Sahabat bertanya, “Engkau pun tidak?”, beliau menjawab, “Saya pun tidak, kecuali berkat rahmat Allah kepadaku.”

Ini karena amal baik bukan sebab masuk surga tapi itu hak prerogatif Allah.

Uraian di atas bukan berarti tidak ada jaminan dari Allah bahwa Rasul tidak masuk surga, saya jelaskan juga di episod yang sama bahwa Allah menjamin dengan sumpah-Nya bahwa Rasulullah SAW akan diberikan anugerah-Nya sampai beliau puas, yang kita pahami sebagai Surga dan apapun yang beliau kehendaki. Wa la sawfa yu’thika rabbuka fa tharda. Itu yang saya jelaskan tapi sebagian dipelintir, dikutip sepotong dan di luar konteksnya. Silakan menyimak ulang penjelasan saya di episode tersebut. Mudah-mudahan yg menyebarkan hanya karena tidak mengerti dan bukan bermaksud memfitnah.
[Petikan daripada QuraishShihab.com]
Jika kita lihat daripada penjelasan lanjut beliau itu, ternyata bahawa Prof. Q.S. tidak berpendirian bahawa Rasul sallallahu 'alayhi wasallam tidak mendapat jaminan syurga. Mungkin akan ada yang bertanya, jadi, kenapa terang-terang Prof. Q.S membuat kenyataan 'Tidak benar. Saya ulangi. Tidak benar. Bahawa Nabi Muhammad sudah dapat jaminan sorga?' 

Kepada yang bertanya sebegitu, mari kita analisa petikan rancangan bertarikh 12 Julai 2014 itu.

(Bersambung di Bahagian II ...)
comments powered by Disqus